QODARIYAH DAN JABARIYAH
PENDAHULUAN Pada masa daulah bani Umayah, para ulama hanyut dalam pembicaraan tentang taqdir yaitu tentang perbuatan tuhan dan perbuatan manusia. Berawal dari pertanyaan apakah manusia berkuasa penuh terhadap perbuatannnya ataukah sebaliknya tuhanlah yang berkuasa dalam menentukan perbuatan manusia itu sendiri. Dikatakan dalam perbincangan itu jika ada suatu perbuatan tertentu dari seorang manusia, maka ada beberapa kemungkinan : 1. Perbuatan itu karena kekuasaan Allah 2. Perbuatan itu karena Kekuasaan manusia 3. Perbuatan itu karena kekuasaan Allah dan Manusia Dari masalah ini timbul aliran qadariyah yang berpendapat bahwa manusia memiliki kemerdekaan dan kebebasan yang di berikan tuhan kepadanya sehingga manusia mempunyai kekuasaan atau daya pada tindakan-tindakannya. Manusia berkuasa untuk melakukan perbuatan-perbuatan atas kehendaknya sendiri dan manusia pula yang melakukan atau tidak melakukan perbuatan-perbuatan jahat atas kemampuan dan dayanya sendiri....